Keunikan cicak memutuskan ekor

Keunikan cicak memutuskan ekor

Keunikan cicak memutuskan ekor. Sebutan ” Cicak ” seringkali membuat orang merasa jijik. Karena tampak kulitnya yang lembek dan dengan badan yang lunak sekali.

Keunikan cicak memutuskan ekor
Keunikan cicak memutuskan ekor

Banyak orang merasa geli saat melihat Cicak apalagi saat jatuh ke bagian tubuh. Terlebih kotoran Cicak sering membuang kotoran dikepala orang, makanan dan minuman.

Cicak sendiri pun memiliki jenis yang berbeda antara lain Cicak tembok, Cicak kayu, Cicak Gula, Cicak Batu. Masing-masing cicak hidup ditempat sesuai dengan jenis namanya.

Namun di pembahasan kali ini, kita akan mengenali keunikan cara Cicak memutuskan ekor nya, karena pada dasarnya semua Cicak itu adalah sama dan hanya beda jenis.

Keunikan cicak memutuskan ekor

Cicak memiliki kaki yang bisa lengket ke dinding, sehingga tidak akan jatuh atau terpleset. Ini merupakan ciri Cicak yang paling umum diketahui semua orang.

Hewan ini juga memiliki lidah yang panjang dan lengket. Makanan Cicak adalah serangga yang berterbanga, tentunya fungsi lidah nya untuk menangkap mangsanya.

Uniknya Cicak mampu memanipulasi sang pemangsa dengan cara memutuskan ekor nya yang disebut dengan Autotomi. Cicak selain unik juga pintar melindungi diri dari pemangsa.

Sebelum diserang, Cicak akan memutuskan ekor duluan sehingga pemangsa akan kaget dengan ekor nya yang masih goyang-goyang sementara cicak akan kabur dan bebas.

Lantas, apakah ekor nya masih akan tumbuh lagi atau Cicak akan mati setelah melakukan autotomi ? Mari kita bahas lebih jelas dibawah, berikut ini.

Cicak memiliki Modulla Spinalis

Cicak tidak mati setelah melakukan autotomi sebab dirinya memiliki Modulla Spinalis yang bagian saraf pusat nya memanjang dari kepala hingga sampai buntung alias ekor.

Saraf pusat nya hanya akan rusak sedikit saja. Meski begitu, kenapa ekor masih bergoyang? itu karena Modulla Spinalis ini mampu menggerakan ekor beberapa detik.

Tentunya keadaan ini takkan mempengaruhi Cicak sama sekali. Diekor nya sendiri memiliki saraf yang tidak sadar sehingga Cicak masih mampu berjalan tanpa ekor nya.

Dalam 5 sampai 6 hari, ekor yang putus akan sembuh. Dilanjut dengan 10 minggu – 20 minggu, ekor nya akan mengalami pertumbuhan ulang melalui tunas yang muncul.

Pertumbuhan ekornya pun tidak akan sama persis seperti sebelumnya, kali ini akan le lebih pendek dan lebih pucat dengan bentuk sisik yang juga tidak serupa dengan yang dulu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kura Kura Karnivora pengigit

Ming Mar 1 , 2020
Kura Kura Karnivora pengigit Kura Kura […]