Cara aman masuk kerja tengah pandemi

Cara aman masuk kerja tengah pandemi

Berita TerpercayaCara aman masuk kerja tengah pandemi. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah. Termasuk DKI Jakarta masih berlangsung selama pandemi virus corona.

Namun, pemberlakuan PSBB tidak selalu berarti anjuran work from home (WFH) tetap berlanjut.

cara-aman-masuk-kerja-tengah-pandemi
Cara aman masuk kerja tengah pandemi

Sebagian pekerja tetap masuk kantor seperti biasa. Sementara, perusahaan menyiapkan beragam skenario demi keamanan pegawainya seperti protokol kesehatan yang ketat juga sistem kerja shift.

“Sistem shift memang mengurangi jumlah pekerja yang masuk, kontak orang yang satu dengan yang lain lebih sedikit tapi ini enggak menjamin. Bisa saja satu shift ada yang positif, kita enggak tahu. Nah kita sebaiknya jaga diri,” ujar salah satu dokter dibidangnya.

Dokter umum di situs konsultasi Good Doctor ini pun memberikan sejumlah tips agar Anda terhindar dari penyebaran virus corona selama bekerja di kantor. Juga dengan Tips aman bekerja ketika pandemi corona.

Cara aman masuk kerja tengah pandemi

Masker jadi salah satu benda wajib yang harus kenakan. Anda bisa mengenakan masker kain non medis saat keluar rumah, dalam perjalanan menuju tempat kerja, dan selama bekerja. Elfani menyarankan sebaiknya masker memiliki ukuran yang pas yakni bisa menutupi hidung, mulut hingga dagu.

“Ada juga yang kerjanya enggak bisa pakai masker, seperti customer care. Karena sempat ada yang konsultasi. Kalau pakai masker klien tersinggung. Bisa disediakan pembatas mika antara pekerja dan customer,” imbuhnya.

Hindari menyentuh barang di tempat umum. Anda kerap menyentuh barang atau benda-benda di tempat umum seperti tombol lift, gagang pintu atau pegangan tangga. Hindari menyentuh benda-benda ini semisal membuka pintu tanpa memegang gagangnya tetapi didorong dengan siku.

Sebaiknya Anda rajin membersihkan keyboard komputer, mouse, hingga pesawat telepon yang digunakan untuk bekerja dengan tisu basah. Ponsel pun tak boleh luput dari aktivitas bersih-bersih ini.

Sediakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60 persen. Namun upayakan untuk rajin mencuci tangan setidaknya tiap empat jam sekali. Mengapa? Kadang orang merasa tangan dalam keadaan bersih tetapi cuci tangan memastikan tak ada kuman atau virus menempel.

Protokol Kesehatan Di kantor

Biasanya kantor bakal menerapkan serangkaian protokol kesehatan mulai dari sebelum Anda masuk gedung kantor. Namun Anda tetap wajib mencuci tangan sampai di kantor. Tak ada salahnya juga menyediakan pakaian ganti.

Sehingga ada jaminan Anda tidak membawa polutan dari jalanan atau tempat umum menuju ruang kerja.

“Kalau sistem di rumah sakit, kami jaga mengenakan baju dari rumah sakit karena kan enggak tahu pasien apa yang yang datang. Tapi kalau untuk kantor, bisa juga ganti baju, nanti sebelum pulang pakai baju yang buat berangkat,” ujar Elfani.

Perhatikan jarak dengan rekan kerja. Setidaknya, Anda mengambil jarak 1,5 sampai 2 meter sesuai anjuran WHO. Hindari situasi yang memungkinkan ada banyak orang berkumpul semisal antre toilet atau dalam lift. Biasanya kantor menyediakan denah lokasi berdiri agar jarak terpantau dan tidak saling berhadapan.

Elfani menyarankan untuk selalu memperhatikan asupan makanan yang bernutrisi lengkap. Selain itu juga cukup istirahat, olahraga dan cukup asupan cairan. Dikutip Jurnalis Indonesia dari sumber lain.

Kebutuhan Suplemen Khusus

Untuk kebutuhan cairan jika dicermati kebutuhan tiap orang akan berbeda menyesuaikan jenis kelamin, berat badan, juga aktivitas. Hanya saja, lanjut dia, rata-rata kebutuhan cairan untuk laki-laki sebanyak 2,5-2,7 liter sedangkan perempuan sebanyak 2,2-2,5 liter.

“Konsumsi suplemen enggak masalah. Biasanya untuk suplemen vitamin C, yang dijual di pasaran kandungannya 500 miligram, itu sekali sehari cukup,” katanya.

Sepulang kerja, tetap terapkan protokol kesehatan dengan cuci tangan, mandi lalu ganti baju. Elfani menganjurkan untuk mencuci rambut agar kuman atau virus yang bisa menempel di rambut hilang.

“Lebih aman keramas. Virus itu kan menempel di bagian tubuh kita, bisa kulit, rambut. Nah dengan sabun dan digosok, virus hilang,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

80juta bayi terancam campak karena COVID19

Kam Mei 28 , 2020
80juta bayi terancam campak karena COVID19 […]
80juta-bayi-terancam-campak-karena-COVID19