80juta bayi terancam campak karena COVID19

80juta bayi terancam campak karena COVID19

Berita Terpercaya80juta bayi terancam campak karena COVID19. Kabarnya proses vaksin terhenti dan bayi-bayi yang jumlahnya sangat banyak terancam campak.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, program vaksinasi di 68 negara harus terhenti akibat pandemi. Sebanyak 80 juta bayi yang tinggal di negara-negara tersebut hidup dengan ancaman penyakit menular seperti campak dan polio.

80juta-bayi-terancam-campak-karena-COVID19
Ilustrasi Campak.

“Gangguan program imunisasi ini menimbulkan ancaman penyakit-penyakit menular yang sebetulnya bisa dicegah dengan vaksin seperti campak,” ujar Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

WHO menemukan, ketakutan masyarakat untuk mendatangi fasilitas layanan kesehatan menjadi salah satu masalah besar yang membuat program vaksinasi terhenti. Keengganan tersebut muncul karena rasa takut akan tertular Covid-19.

80juta bayi terancam campak karena COVID19

Selain itu, jumlah petugas kesehatan yang lebih sedikit juga menjadi masalah dalam program vaksinasi saat ini. Banyak petugas kesehatan yang tak bisa bergerak bebas karena beragam aturan pembatasan yang diberlakukan setiap negara.

Tak tersedianya alat pelindung diri (APD) yang mumpuni juga menjadi latar belakang terhentinya program vaksinasi. Sehingga 80juta bayi terancam campak.

“Pemberantasan Covid-19 seharusnya tak mengorbankan kesehatan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Direktur Eksekutif UNICEF, Henrietta Fore.

Saat ini, dunia telah mengalami kemajuan jangka panjang untuk melawan sejumlah penyakit menular. Dunia telah memiliki vaksin yang efektif melawan campak, polio, dan kolera yang sebelumnya mewabah di beberapa wilayah.

“Meski kondisi ini [pandemi Covid-19] menghambat pemberian vaksin, tapi imunisasi harus segera dimulai kembali,” tegas Fore.

Sebabkan kematian ratusan ribu orang

WHO mencatat, imunisasi campak telah dihentikan di 27 negara. Sementara 38 negara telah menghentikan imunisasi polio. Dikutip Jurnalis Indonesia dari Sumber terpercaya.

Pada akhir tahun lalu, WHO mencatat lonjakan kasus campak secara global karena program vaksinasi yang terhambat. Akibatnya, 140 ribu orang di dunia-didominasi oleh kelompok anak-meninggal dunia akibat campak.

Campak sendiri merupakan penyakit yang diakibatkan oleh infeksi virus dan menyebabkan munculnya ruam kemerahan di seluruh tubuh. Campak merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada bayi dan anak-anak.

Hal yang sama juga terjadi pada program vaksinasi polio yang utamanya menyerang kelompok anak. Sebanyak 1 dari 200 kasus polio mengakibatkan kelumpuhan permanen. Pada kasus yang lebih berat, polio dapat memengaruhi kemampuan bernapas dan menelan pada penderita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mitos dan fakta Cindaku manusia harimau

Sab Mei 30 , 2020
Mitos dan fakta Cindaku manusia harimau […]
Mitos-dan-fakta-Cindaku-manusia-harimau